HaurgeulisMedia.co.id – Genre drama sejarah atau historical romance asal Tiongkok terus mempertahankan popularitasnya berkat perpaduan apik antara dinamika romansa yang emosional dengan intrik politik istana yang menegangkan. Di tengah maraknya serial kolosal, sosok aktris Meng Zi Yi telah mengukuhkan dirinya sebagai salah satu bintang yang paling konsisten dalam membawakan karakter perempuan tangguh di era kerajaan.
Sepanjang perjalanan kariernya, Meng Zi Yi dikenal mahir memerankan tokoh dengan kedalaman emosi yang kompleks. Ia tidak hanya sekadar tampil sebagai pemanis dalam cerita, tetapi kerap membawakan karakter yang memiliki kecerdasan tajam, keberanian luar biasa, serta strategi politik yang mampu mengubah alur narasi kerajaan. Tidak mengherankan jika setiap judul yang ia bintangi sering kali menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar drama China.
Kini, antusiasme penonton kembali memuncak seiring dengan persiapan perilisan drama terbarunya, Tigers Sniff the Rose. Sembari menunggu kehadirannya, mari kita menilik kembali lima drama historical romance terbaik yang telah membuktikan kapasitas akting Meng Zi Yi sebagai ratu drama kolosal masa kini.
1. Royal Rumours (2023)
Drama yang diadaptasi dari novel populer The Times Spent in Pretense ini menyajikan nuansa komedi romantis yang segar. Meng Zi Yi tampil memukau sebagai Hua Liu Li, seorang putri jenderal yang dibesarkan di lingkungan militer yang keras.
Menariknya, karakter Hua Liu Li sengaja memproyeksikan citra sebagai gadis yang rapuh dan lemah lembut demi bertahan hidup dari intrik kejam di ibu kota. Namun, di balik topeng tersebut, ia adalah sosok ahli bela diri yang sangat cerdas. Dinamika kucing-kucingan antara dirinya dengan Putra Mahkota Ji Yuansu menjadi daya tarik utama yang penuh dengan tawa namun tetap menjaga tensi politik yang ada.
2. Blossom
Dalam Blossom, Meng Zi Yi mengeksplorasi tema rebirth atau kesempatan kedua yang populer di dunia drama. Ia beradu akting dengan Li Yunrui, memerankan karakter Dou Zhao yang hidup kembali setelah mengalami tragedi pengkhianatan yang menyakitkan di masa lalunya.
Berbekal ingatan dari kehidupan sebelumnya, Dou Zhao bertekad untuk mengubah nasib keluarga dan dirinya sendiri. Pertemuannya dengan Song Mo, yang juga memiliki misi serupa untuk memperbaiki masa lalu, menciptakan aliansi yang kuat. Hubungan mereka yang awalnya didasari oleh rasa curiga perlahan berubah menjadi kepercayaan mendalam, menjadikannya tontonan yang emosional sekaligus strategis.
3. The Princess’s Gambit
Berlatar belakang perebutan kekuasaan yang kejam di antara tiga kerajaan, The Princess’s Gambit menyajikan narasi yang jauh lebih kelam dan serius. Meng Zi Yi berperan sebagai Putri Jiang Taohua, sosok yang harus menelan pil pahit pernikahan politik demi menyelamatkan negaranya dari kehancuran.
Demi bertahan hidup, ia kemudian menyusup menjadi selir dari Perdana Menteri Shen Zaiye. Pertemuan keduanya adalah sebuah permainan catur politik di mana mereka saling memanfaatkan demi kepentingan masing-masing. Namun, seiring berjalannya waktu, kerja sama yang awalnya pragmatis ini justru berkembang menjadi benih-benih cinta yang tulus di tengah badai konspirasi kerajaan.
4. Blossoms of Power (2026)
Sebagai salah satu proyek ambisius terbaru, Blossoms of Power menempatkan Meng Zi Yi dalam kisah balas dendam yang intens bersama aktor He Yu. Ia memerankan Shen Xihe, sosok yang sebenarnya adalah Gu Qingzhi, satu-satunya penyintas dari pembantaian keluarga besar yang tak terlupakan.
Dengan identitas baru, ia kembali ke istana untuk menuntut keadilan. Di sisi lain, Putra Mahkota Xiao Huayong sedang berjuang mengungkap konspirasi yang meracuni dirinya sendiri. Keduanya pun bersatu untuk membongkar kejahatan sistemik, menciptakan romansa power couple yang penuh dengan pengorbanan dan strategi taktis.
5. Tigers Sniff the Rose
Menjadi proyek yang paling dinantikan, Tigers Sniff the Rose diadaptasi dari novel Shang Gong Zhu. Meng Zi Yi kembali dipasangkan dengan Li Yunrui, kali ini memerankan Putri Danyang atau Mu Wanyao.
Kisah ini menyoroti transformasi seorang putri menjadi ahli strategi yang tangguh saat ia bertemu dengan cendekiawan muda bernama Yan Shang.
Pertemuan mereka bukan sekadar romansa biasa, melainkan titik balik bagi keduanya dalam menghadapi krisis kerajaan. Drama ini menjanjikan perpaduan antara perjuangan rakyat, intrik pengkhianatan, dan cinta yang diuji oleh perang. Dengan rekam jejak peran yang kuat, penampilan Meng Zi Yi dalam drama ini diprediksi akan kembali memikat hati para penonton setia genre historikal.





